#4 Dear Someone Right There

Kamu memang pandai bermain dengan perasaan ku. Setelah kau tinggikan aku, kini kau malah menjatuhkan ku. Aku teringat pada pembicaraan kita yang terakhir, kamu mengutarakan apa yang kamu pikirkan tentang aku. Kita hanya beberapa kali bertemu namun kamu sudah bisa mengungkapkannya. Yaa, salah total. Kamu belum mengerti aku, jadi tolong jangan terlalu mendalam dalam menilaiku. Kamu bilang aku lemah, padahal kamu tidak tau sudah berapa kali aku bangkit dari masalah yang selalu menimpa ku. Mental ku memang tidak cukup kuat ketika menghadapi masalah hingga mudah menitikkan air mata namun aku selalu berjuang untuk menyelesaikan masalah-masalahku, dan aku terus berusaha mengoreksi segala kesalahanku. Kamu salah jika menilai ku dari mudahnya aku menangis. Kamu salah. Tidak semua yang menangis itu menyerah, ia hanya lelah dan beristirahat untuk kembali berjuang dan bangkit.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s