Renungan Senja

sunset with birds flying towards sunGambar diambil dari sini

Teruntuk yuyun

Kudapati diriku duduk memandang langit
Kala itu langit semakin jingga
Mengiringi mentari yang kian terbenam
Burung-burung pun bergegas tuk kembali pulang

Kadang aku bertanya
Pada senja yang kehadirannya tak pernah lama
Untuk kemudian pergi dan kembali esok harinya

Mungkin, pikirku
Ia datang hanya untuk memberi warna
Pada bumi yang letih oleh aktivitasnya

Namun, kupandang lagi langit sore itu
Mentari yang dengan anggunnya pergi meninggalkan bumi
Hingga akhirnya aku terlena dengan keindahannya
Dan malam pun telah tiba menggantikan senja

Senja rupanya meninggalkan kenangan tersendiri bagi penikmatnya
Bahwa hidup layaknya senja yang hadir hanya sementara
Hidup pun layaknya mentari yang pasti kembali ke asalnya

Lalu aku pun berpikir
Jika senja mampu memberikan keindahan dan kenangan bagi penikmatnya
Sudahkah hidup ku ini mampu memberi arti bagi sesama?

Iklan

3 responses to “Renungan Senja

  1. Penuh makna hidup♡ khas puisimu nyu, makasih sudah mengajariku arti senja. Entah sebanyak apa orang lain yg mendapat arti dari mu nyu, tapu dalam hidup ku kamu memberi arti lebih.. ♡

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s