Mau jadi apa kita?

danbo_on_ice_by_majgreen

Hidup tak lebihnya seperti barisan kata. Setiap kejadian kan menghasilkan rangkaian kalimat lalu membentuk sebuah paragraf. Manusia yang pandai adalah manusia yang berhasil menjadikannya sebagai paragraf yang penuh makna, untuk kemudian dinikmati dan dipelajari oleh sesama. Namun manusia yang tak pandai, akan menjadikannya sebagai paragraf yang tak beraturan, sangat acak-acakan, dan tak memberikan manfaat bagi sesama.

Hidup pun seperti halnya sebuah desa dengan jalanan, pohon di tepi jalan serta motor sebagai latarnya. Manusia yang pandai adalah manusia yang memilih menjadi motor. Ia akan berkelana, menyusuri tempat-tempat asing yang penuh dengan rintangan. Rintangan yang menguatkan, serta menjadikan sebuah perjalanan penuh dengan kenangan dan makna yang tersirat dibalik setiap kejadiannya. Namun manusia yang memilih menjadi pohon, ia hanya diam, menyaksikan aktivitas serta perubahan disekitarnya. Kala malam tiba, ia takkan beranjak, pun disaat pagi tiba. Kehadirannya tak lebih hanya sebagai tempat berteduh kala hujan atau panas tiba. Bukankah hidup harusnya mampu memberi manfaat yang lebih daripada itu?

Hidup jua seperti sebuah gelas kosong yang menuntut kita untuk mengisinya. Seperti hal nya gelas, seberapapun kita mencoba untuk memenuhinya, pada akhirnya akan tumpah jua isinya. Seberapapun usaha untuk memenuhinya, gelas akan tetap menampung pada sejumlah kemampuannya untuk menampung, tak akan pernah lebih. Manusia yang pandai adalah mereka yang bijak dalam mengisinya, memanfaatkan ruang yang tersedia dengan sesuatu yang bermanfaat. Mereka yang mampu menyiasati tuk mengisinya tanpa menyisakan banyak ruang pun sedikit ruang. Namun manusia yang tak pandai adalah mereka yang tak memiliki niat untuk mengisinya, bahkan untuk memilikinya mereka tak ingin, hingga akhirnya gelas itu terisi oleh sedikit air atau mungkin tidak memiliki isi sama sekali.

Lantas, apakah kita termasuk dalam manusia yang pandai atau sebaliknya?

Iklan

One response to “Mau jadi apa kita?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s