Introspeksi dari ‘Bertumbuh’

beautiful_tree_by_pixiepasa-d45um9b

Aku pernah menulis tentang ‘bertumbuh‘. Suatu tulisan yang menjadi self-reminder bagi diriku, jikalau aku mulai lelah dengan segala tuntutan atau jikalau aku mulai hilang atas harapan yang ingin menyerupai pencapaian seseorang. Namun, seiring berjalannya waktu, kegelisahan kembali merenggut jiwa ku. Padahal, aku selalu berusaha sebaik-baiknya untuk terus bertumbuh.

Dari situ aku pun mencoba untuk introspeksi terhadap diri sendiri, merenungi secara mendalam isi hati dan pikiran ku dan jua segala hal yang pernah ku lakukan. Lalu sampailah pada suatu pemikiran, bahwasanya dalam bertumbuh, ia tak hanya memiliki kebaikan namun jua keburukan, yang ikut bertumbuh didalamnya.

Aku menyadari bahwasanya aku memiliki suatu sisi yang sangat ingin aku perbaiki, yang sangat ingin bisa menjadi lebih baik. Namun karena terlalu memfokuskan akan sisi itu, aku melupakan bahwasanya ada sisi lain yang jua harus ku perhatikan. Sisi lain yang mana ikut jua bertumbuh, dan apabila tak terperhatikan, ia bisa menjadi suatu hal yang mengecewakan, seperti yang ku alami saat ini.

Kau tahu kawan, izinkan aku untuk sedikit curhat bercerita. Bahwasanya aku ini adalah seorang yang introvert, aku menyukai ketenangan, kesunyian, dan jua kesendirian. Aku bisa dikatakan sebagai sosok yang sulit terbuka terhadap orang yang baru ku kenal, maka dari itu teman ku pun tak banyak, apalagi teman yang sangat dekat. Namun hal itu berubah ketika suatu hal terjadi, dimana beberapa teman memintaku untuk membantu mereka menyelesaikan sesuatu. Dari situ aku merasa sangat senang bisa membantu mereka, bahwa diriku bisa bermanfaat bagi mereka, meski di sisi lain jiwa dan raga ku lelah. Dan dari situ jua lah aku merasa senang berteman dengan banyak teman, terlebih mereka menerima aku bukan karena apa yang melekat pada diriku, namun karena kebaikan yang ku berikan untuk mereka. Aku pun semakin senang berteman dengan mereka.

Namun, keadaan tak seindah yang ku pikirkan. Nyatanya berteman dengan orang banyak itu, ada hal-hal negatif yang berdampak pada diri sendiri. Dan hal-hal negatif itulah, yang tanpa sadar tumbuh di dalam diri. Itulah yang aku gelisahkan selama ini.

Dan saat ini, aku rindu dengan sebagian sisi ku yang dulu. Aku yang memiliki banyak waktu untuk membaca, menikmati setiap tulisan yang ku baca, menikmati setiap kata yang kurangkai, atau jua merenungi tentang berbagai hal yang ku rasakan.

Atas sebagian sisi ku yang mulai memudar, aku akan (harus) berusaha untuk mengembalikannya. Semoga diri ini selalu istiqamah untuk melakukan suatu hal yang berujung pada kebaikan. Aamiin Allahumma Aamiin.

Iklan

2 responses to “Introspeksi dari ‘Bertumbuh’

  1. Karena setiap menanam padi, bisa ikut tumbuh rumput liar. Tapi jika menanam rumput liar, tidak akan tumbuh padi. Semoga bisa menyingkirkan rumput liar yg mengganggu di ladang padi yg sudah kamu garap ya nyu..

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s