Singgah #2

Aku pernah menuliskan tentang ini, disini. Tulisan yang kubuat setelah selesai PBL 1 di Puskesmas Cempaka Banjarmasin. Dan kini, aku ingin menyambungnya atas selesainya aku dari PBL 2 di Puskesmas Sungai Lulut Kabupaten Banjar.

Aku pernah memohon kepada Allah untuk diberikan banyak pelajaran dalam hidup, dan aku pun pernah memohon agar dikuatkan mentalku dari sifat melankolis ku, yang sering sendu dalam menghadapi suatu perpisahan. Perpisahan, bukan hanya tentang kelulusan atau mungkin kematian, namun jua tentang sebuah akhir dari suatu kejadian.

Mungkin, salah satu cara tuhan menjawab doa tersebut adalah dengan meletakkanku pada suatu tempat persinggahan. Menjadi mahasiswa dibidang kesehatan, ada banyak sekali tempat singgah untuk mengabdi baik itu ketika baksos, dinas di puskesmas, ataupun di rumah sakit. Salah satunya adalah yang baru saja aku selesaikan, dinas di puskesmas.

Aku telah melaksanakan tugas di Puskesmas Sungai Lulut selama 6 minggu, dan setiap minggunya kami harus konsultasi ke kampus, sehingga waktu aku berada di puskesmas tak sampai 6 minggu. Dalam waktu tersebut, ada banyak kenangan yang kubuat bersama mereka (teman-teman sekampus ataupun pegawai di sana).

Selama di Puskesmas tersebut, aku pernah memasuki bagian Poli Umum. Disana aku berkenalan dengan dr.wiwin dan jua staff di bagian tersebut. Banyak cerita yang kami bagi disana, terlebih dr.wiwin adalah sosok yang supel dan beliau suka bercerita tentang kehidupan beliau. Ada jua Leonel, anak dr wiwin yang super cute :’) Aku pun pernah memasuki bagian Apotek, disana aku berkenalan dengan adik farmasi yang lagi magang disana, serta beberapa staff. Dan jua bagian yang lain yang tak dapat kusebutkan. Ada jua aku berkenalan dengan mahasiswa bidan yang lagi magang.

Kegiatan yang aku ikut pun banyak, mulai dari penyuluhan di Sekolah Dasar, penjaringan murid baru kelas 1 SD, serta posyandu. Di puskesmas ini pun, aku beberapa kali menggunakan alat transportasi air (kelotok) untuk menjangkau desa yang letaknya beberapa meter dari puskesmas, yang jika ditempuh dengan kelotok selama 30 menit.

Dari kegiatan-kegiatan tersebutlah aku membuat memori dalam hati ku. Para pegawai di puskesmas tersebut orangnya ramah-ramah, sehingga aku merasakan kedamaian berada disana. Aku pun mengenal seseorang yang menarik perhatianku (hmmm baper detected). Tapi itulah hidup, dalam setiap perjumpaan pasti ada perpisahan.

Aku merasa sangat bahagia dan nyaman berada di Puskesmas tersebut, sampai-sampai itu menjadikan motivasi ku untuk menjadi dokter gigi di puskesmas saja. Jumat 4 september adalah hari terakhir di puskesmas. Namun sepertinya puskesmas tersebut tak ingin kami pergi haha :’D, soalnya pada malam hari pukul 8 malam kami kembali ke puskesmas untuk mengambil suatu barang yang tertinggal (syukurnya puskesmas tersebut adalah puskesmas bersalin 24 jam), dan hari sabtunya kami pun kembali lagi untuk mengumpul laporan, dan kepala puskesmas pun menginginkan kami untuk tinggal lebih lama disana (hmm terharu :’) ) Namun, sekarang semuanya harus berakhir, ibarat buku, sudah saatnya untuk ditutup, dan membuka lembaran buku yang baru lagi.

Sedih sebenarnya,  bisa dibilang baper haha :’). Mungkin ini cara tuhan melatihku untuk kuat dan terus maju menghadapi yang akan datang. Semoga aku lebih kuat lagi, lebih ga mellow lagi menghadapi perpisahan.

See you next time ya Puskesmas Sungai Lulut, aku benar-benar akan merindukanmu :’).

IMG_1234

IMG_1379

IMG_1381

IMG_1382

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s