Bu, tidak ada hal yang menenangkan hati saat diri ini risau selain melihat wajahmu yang memandangku dengan penuh kasih sayang.

Bu, tidak ada hal yang menguatkan saat diri ini diterpa badai kehidupan, selain nasihat-nasihatmu dan jua doa-doa mu yang tak pernah lelah engkau panjatkan.

Bu, tidak ada pencapaian yang mampu aku dapatkan selain didikan mu dan kerja kerasmu dalam memfasilitasi semuanya.

Bu, engkau memang tak sempurna, karena memang manusia tidak ada yang sempurna. Namun, hilda adalah manusia paling beruntung karena dikandung dalam rahim ibu, lalu dilahirkan, dibesarkan dan di didik oleh wanita seperti ibu. Ku rasa, semua anak haruslah bersyukur karena setiap ibu pasti lah pahlawan.

Bu, hilda selalu bertanya-tanya bagaimana membalas semua pengorbanan ibu. Hilda pikir dengan berhasil mendapatkan nilai-nilai baik dalam pendidikan. Namun nyatanya hal itu hanya sampai kebanggan yang dirasa oleh ibu.

Bu, kini hilda sadar satu hal, bahwasanya salah satu hadiah terbaik yang diberikan oleh seorang anak adalah ketaatan.

Bu, surga dibawah telapak kaki mu, dan ridho Allah terletak pada ridho Ibu dan Bapak.

Bu, jika selama ini hilda belum menyadari hal ini, ampuni hilda atas hal-hal yang menentang Ibu. Mulai sekarang hilda akan lebih baik lagi menuruti hal-hal yang ibu restui sebagai hadiah hilda untuk ibu. Sampai nanti, ketaatan itu akan hilda berikan sebagai hadiah terakhir untuk ibu yaitu dengan menerima siapapun pendamping hidup hilda yang ibu restui. Karena setelahnya ketaatan hilda adalah pada pendamping hilda. Sedih memang bu, hilda juga nanti jika menjadi ibu pasti akan sedih jika anaknya sudah menjadi milik orang. Mungkin semua ibu-ibu di dunia dilema jika anaknya sudah dengan pasangan hidupnya. Namun, hal itu tak serta merta membuat hilda melupakan ibu, kelak jika hilda sudah bersama pasangan, hilda akan tetap berbakti sama ibu. Doakan saja hilda bu, semoga jodoh hilda nanti tidak pernah melarang hilda untuk tetap berbakti sama ibu, tentunya setelah hilda berbakti dengan pendamping hilda. Karena hilda, sampai kapanpun ingin terus menyayangi ibu.

Semoga Ibu selalu diberi kesehatan dan semoga langkah-langkah ibu selalu di ridhoi oleh-Nya. Teruntuk ibu, hilda sayang ibu sampai kapanpun.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s